Sejarah Singkat

 

SEJARAH BERDIRINYA MAN PEMALANG

A. LATAR BELAKANG

1). Bahwa    Undang - Undang  Dasar  1945    mengamnatkan   kepada  kita

      Untuk berupaya mencerdaskan kehidupan bangsa;

2). GBHN demi GBHN memacu kita untuk terus berperan aktif dalam  

      melaksanakan pembangunan, termasuk didalamnya sector pendidikan;

3). Melihat kenyataan makin banyaknya pertumbuhan sekolah/madrasah

      setingkat MTs/SMP di Kabupaten Pemalang, sehingga masih banyak lulusan

      dari MTs dan SMP yang belum tertampung pada jenjang yang lebih tinggi       

      ( SLTA) di wailayah Kabupaten Pemalang;

4). Belum adanya Madrasah Aliyah sebagai saluran lulusan MTs ke jenjang

     pendidikan agama yang lebih tinggi di Kabupaten Pemalang.

 

B. URAIAN SINGKAT BERDIRINYA MAN PEMALANG.

      Setelah memperhatikan hal-haldi atas, maka pada tanggal 1 Juli 1979 dewan Guru MTs Negeri Pemalang mengadakan musyawarah untuk mendirikan Madrasah Aliyah dan diputuskan dengan nama Madrasah Aliyah DIPONEGORO.

 

Musyawarah Dewan Guru saat itu dihadiri oleh :

  1. Drs. Sanuri Rachmat Syah, BcHK sebagai Kepala Madrasah
  2. Mansur, BA                                        sebagai   Guru;
  3. Dimyati, BA                                       sebagai      Guru;
  4. Toyibu BA                                          sebagai      Guru;
  5. Mohammad Nuh                                 sebagai      Guru;
  6. Lukman Syarifudin                             sebagai      Guru;
  7. R.Zabidi                                              sebagai      Guru;
  8. Suharto, Bsc                                        sebagai      Guru;
  9. Hanafi, BA                                         sebagai      Guru;
  10.  Drs. Fatikhin Alfat                             sebagai      Guru;
  11.  Drs. Mudasir Mas’ud                         sebagai      Guru;
  12.  Maknun Haryanto                              sebagai      Guru;
  13.  Mudikartoatmojo                               sebagai      Guru;
  14.  Fatchuri, Bsc                                      sebagai      Guru;
  15.  Nasirin Syamlawi                               sebagai      Kepala TU

      Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam nomor :KEP/PP.00.6/398/1983 tanggal 26 Desember 1983 MA Diponegoro ditetapkan sebagai kelas jauh ( Filial ) MAN Pekalongan Kota Pekalongan dengan Pimpinan Madrasah dipercayakan kepada Bapak Mansur, BA  ( Alm ), menempati tanah milik MTs Negeri Pemalang dengan 1 ( satu ) ruang kelas belajar dan 1 ( satu ) ruang Guru dan Kantor Tata Usaha.

      Semakin  bertambah usia, kepercayaan dan animo masyarakat untuk meyekolahkan/memasukkan putra/putrinya ke Madrasah Aliyah semakin meningkat.

    Seiring dengan itu pula Pimpinan Madrasah besama-sama dengan Pengurus BP3 berupaya menambah sarana dan fasilitas yang dibutuhkan untuk kegiatan-kegiatan belajar mengajar dengan mengajukan usulan proyek pengadaan gedung kepada Pemda Tk. II Kabupaten Pemalang maupun jalur Departemen Agama itu sendiri.

         Pada tahun 1991, melalui Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor : 137 tahun 1991 tanggal 11 Juli 1991, MAN Pekalongan filial di Pemalang ditetapkan menjadi MAN Pemalang, sebagai Kepala Madrasah Aliyah dipercayakan kepada Bapak Drs. H. Dullatif ( Alm ).

 

Pengunjung

© Copyright 2019 MAN Pemalang.

Developed by JOGJALAB.COM